Menjejak Sahmura

Ada orang bilang, dia berasal dari Tanjung. Lalu menebas lalang serta nipah di Pulau Sekati, berbuat ia kediaman bersama suri hati tercinta.

Ada juga mendakwa, ia mendiam di pinggir muara sungai Terengganu, dan duduk akrab bersama istana Sultan yang warak. Apapun kisahnya, Paloh tetap menjadi asal tinggalan, mulia jasadmu dikebumikan di situ.

Engku Abdul Rahman Al-Idrus. Orang tempatan lebih mengenalmu dengan gelar Tok Ku Paloh. Ulama yang membimbing amirul mukminin Sultan Zainal Abidin III. Dirimu juga guru yang mengasuh pejuang Tuan Guru Hj Abdul Rahman Limbong.

Wibawamu sehingga kini diperihalkan. Kisahmu memalukan penjajah aparat yang sekonyong-konyong ingin pulang, lalu terlekat kerusi di buntut si pongah itu. Habis merah padam muka mereka, lalu mengeyakan ketinggian ilmu yang dimiliki.

Karamah itu benar, kurniaan Tuhan. Dan ia kurnia bagi orang yang berjalan kepada-Nya. Ternyata dirimu muncul dari masyarakat, tampil membantu umara' mendidik istana mengikut acuan Al-Quran.

Maka benarlah dirimu adalah sahmura. Kilauan silam meski kian pudar, namun ia masih dapat dihembus digilap memercik sinar.

Semoga generasi mendatang masih mengenalmu, sahmura yang tak ternilai di bumi para awliya'.


p/s: Semoga Allah rahmati usaha ini.

1 ulasan:

jiulin berkata...

Now, ahead of you commence strolling in your Mbt footwear,deliver your system into a nutritious, upright posture.Mbt Shoes Sale The easiest way of accomplishing this is to breathe in deeply although rolling your shoulders backwards.